Fungsi dan Nilai Tuturan Pasola Masyarakat Sumba Barat Daya
Indonesia
Keywords:
Fungsi, Nilai, Tuturan Pasola.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan nilai yang terkandung dalam tuturan ritual upacara adat pasola pada masyarakat Sumba Barat Daya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori Kinguistik kebudayaan. Teknik pengumpulan data mencakup: Observasi, wawancara, dokumentasi perekaman, dan perekaman. Teknik analisis data berupa: Transkripsi, Terjemahan, Klasifikasi, Analisis, dan Kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan berbagai Fungsi mencakup: 1. fungsi sosial. Proses interaksi dengan lingkungan sosial yang di mulai sejak lahir dan berakhir setelah meninggal. 2. fungsi estetika. Dalam tradisi pasola peran seorang pemimpin Agama atau tua adat sangat penting memulai dari penentuan jadwal pasola 4. nilai estetika. Dalam upacara adata pasola dapat di lihat dari para pemain pasola, para rato adat dan ibu-ibu yang menggunakan busana adat yang indah dari kain tenun sumba bermotif warna-warni seperti mamoli, bunga, bermotif hewan dan lain-lain. 5. nilai ekonomi. 6. nilai toleransi. Bagi masyarakat sumba barat daya agar mereka tetap mempertahankan dan melestarikan perang upacara adat pasola sebagai salah satu nilai budaya.
Downloads
References
Ahimsa Putra 2013. Stru Levikturalisme Levi-Srauss:Mitos Dan Karya Sastra Yogyakarta: Keppel Pres.
Alwi, et al. 2003. Mengatakan Setiap Pengguna Bahasa Hidup Dan Bergerak Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Memiliki Adat Istiadat.
Anwar. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Amelia.
Brown Gillian dan George Yule. 1996. Analisis Wacana. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
Damayati. 2013. Buku Pintar Bahasa Dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: Araska.
Djelantik, Sukawarsini. 2008. “Diplomasi Antar Teori Dan Praktek”. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Endaswara Suwardi. 2013. Metode Penelitian Sastra. CAPS
Foley wiliam. A. 2001. Antropological Linguistics: An introduction China: Blackwell Publishing.
Hudson. 1985. Sociolinguistics London: Kambridge University Press.
Ibrahim. 1995. Selajan Dengan Sapir-Whorf Wierzbicka.
Koentjaraninrat. 1992. Kebudayaan Mentalatitas dan Pembangunan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.
Koderi 1991: 109 pengantar metode penelitian. Diterjemahkan Oleh
Alimudin
Tuwu. Jakarta. Universitas Indonesia press 1993
Mardikantoro. 2012. Pilihan Bahasa Masyarakat Samin Alam Ranah
Malamkjer dan Anderson. 1991. Mengemukakan pandangan mereka yang di sebuat dengan sapir whorf hypothesis.
Poerwanto. 2000. Kebudayaan Dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi.
Yogyakarta pustaka pelajar
Sumarsono. 2004. Metode Riset Sumber Daya Manusia. Cetakan Pertama graha ilmu Yogyakarta
Suwardi. 2013. Metode Penelitian Sastra Yogyakarta: CAPS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







