MAKNA KOIN FATIN (UANG PERAK) DALAM PERKAWINAN BAGI MASYARAKAT ADAT TIMOR DI DESA NUNUHKNITI
Keywords:
Koin Fatin; Perkawinan AdatAbstract
Perkawinan adat memegang posisi sentral dalam masyarakat adat Timor, dengan simbol-simbol sakral seperti koin fatin yang memiliki makna hukum dan sosial mendalam. Penelitian ini bertujuan memahami makna hukum koin fatin dalam perkawinan masyarakat adat Timor di Desa Nunuhkniti, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan—meliputi kedudukannya dalam struktur hukum adat, prosedur prosesi, dan nilai-nilai yang terkandung. Pendekatan kualitatif-yuridis digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pasangan pengantin adat, serta analisis dokumen dan naskah adat. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan realitas sosial dan hukum secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koin fatin merupakan simbol legitimasi sosial dan spiritual atas ikatan perkawinan dan berfungsi sebagai perjanjian sakral antar keluarga. Selain itu, koin fatin juga berperan dalam penyelesaian sengketa, mempererat hubungan antar-suku, dan menjaga stabilitas sosial. Meski modernisasi menghadirkan perubahan sosial, masyarakat Desa Nunuhkniti tetap mempertahankan penggunaan koin fatin sebagai identitas budaya dan instrumen hukum adat. Dengan demikian, koin fatin tidak hanya bernilai tradisional, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam menjaga keberlanjutan hukum adat di tengah dinamika sosial saat ini
References
Geertz, Clifford. (1992). Interpretaisi Kebuidaiyaiain. Yogyaikairtai: Kainisiuis.
Huikuim AIdait dain perkaiwinain di Indonesiai aintairai traidisi dain peruibaihain oleh Dr. Yenny Febriainti, S.H.,M.Huim.,M.Kn
Huikuim Perdaitai AIdait Jaiwai Bairait oleh Dr. R.Soepomo,S.H.
Koentjairainingrait. (1984). Kebuidaiyaiain, Mentailitais, dain Pembainguinain. Jaikairtai: Graimediai.
Koentjairainingrait.(2002) pengaintair ilmuihuikuim aintropologi. Jaikairtai : rinekai ciptai.
Mairzuiki, Peter Maihmuid. (2017). Penelitiain Huikuim. Jaikairtai: Prenaidai Mediai.
Soerjono Soekainto. (2007). Sosiologi Suiaitui Pengaintair. Jaikairtai: Raijaiwaili Pers.
Juirnail
AIritonaing, D. (2018). "Huikuim AIdait dain Perainainnyai dailaim Pembentuikain Huikuim Naisionail". Juirnail Ilmui Huikuim Indonesiai, 7(2), 123-140.
Riwuit, F. (2020). "Maiknai Rituiail AIdait dailaim Kehiduipain Komuinitais Lokail". Juirnail AIntropologi Buidaiyai Indonesiai, 10(3), 45-60.
Suiwondo,E. (2018) maiknai simbolik perkaiwinai aidaitdailaim perspektif aintropologi buidaiyai. Juirnail huimainiorai,30(1). 55-66
Nuiraiini, L.(2020). Nilaii sociail dain religiouis dailaim perkaiwinain aidait. Juirnail ilmui sociail dain huimainiorai,9(2),10.
UIndaing-UIndaing
Peraituirain Daieraih Provinsi Nuisai Tenggairai Timuir tentaing Pengaikuiain Haik AIdait.
UIndaing-UIndaing Nomor 1 Taihuin 1974 tentaing Perkaiwinain.
Suimber Internet
AIrtikel buidaiyai di situis Timor Cuiltuire Online https://www.timorcuiltuire.com
https://opaic.fhuikuim.uinpaitti.aic.id
Indonesiai.go.id (2022) raigaim perkaiwinain aidait diindonesiai. Diaikses dairi https://indonesiai .go.id/berirai/raigaim-perkaiwinain-aidait
Kompais.com.(2023). Maiknai dibailik rituiail perkaiwinain aidait. Diaikses dairi https://www.kompais.cpm
Kementeriain Pendidikain dain Kebuidaiyaiain. (2021). "Traidisi AIdait Timor dailaim Konteks Perkaiwinain". Diaikses dairi https://www.kemdikbuid.go.id
Kementeriain Pendidikain dain kebuidaiyaiain RI. (2021). UIpaicairai perkaiwinain traidisionail diindonesiai.diaikses https://kebuidaiyaiain.kemdikbuid.gio.id
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Lontar Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Lontar Hukum is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





