Korelasi Keharmonisan Hubungan Sosial antar Guru dengan Kinerja Guru di SMA Negeri 8 Pekanbaru

  • Desi Kurnia UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Syafaruddin Syafaruddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rini Setyaningsih UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Keywords: Korelasi, keharmonisan hubungan sosial, kinerja guru

Abstract

It was a correlational research studying about social relationship harmonization among teachers (X) and teacher performance (Y) at State Senior High School 8 Pekanbaru.  This research aimed at knowing teacher performance level, social relationship harmonization level among teachers, and the correlation between both variables.  All teachers that were 83 teachers were the population of this research.  Questionnaire and documentation were the techniques of collecting the data.  The data were analyzed by using Pearson Product Moment correlation formula.  Based on the analysis results, it showed that H0 was rejected and Ha was accepted.  It meant that there was a positive significant correlation between social relationship harmonization among teachers and teacher performance at State Senior High School 8 Pekanbaru.  It could be seen from the difference between robserved 0.409 and rtable 0.2159 at 5% significant level with N=83, so robserved was higher than rtable (0.409>02159).  Based on the data results of the coefficient of linear regression, it showed that the probability score or the significant score 0.000 was lower than 0.05 (0.000<0.05).  Based on the coefficient of determination, it was obtained the score that was 0.167 or 16.7%, and it was merged into 17%.  It meant that the contribution of the variable of social relationship harmonization among teachers toward the variable of teacher performance at State Senior High School 8 Pekanbaru was 17%, and the rest was influenced by other variables.  So, it was needed to build the harmonic social relationship among teachers to increase teacher performance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M., & Mohammad, A. (2012). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Astuti, P. Y. (2017). Pengaruh Kepemimpinan, Iklim Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Dumai. Jom Fekon. Vol. 4 No. 1, 1091.

Barnawi & Mohammad, A. (2012). Etika dan Profesi Kependidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Basri, H. (2012). Kapita Selekta Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Darmadi. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia Kekepalasekolahan: Melejitkan Produktivtas Kerja Kepala Sekolah dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: Deepublish.

Departemen Agama RI. (2015). Al-Qur’an Tajwid dan Terjemahan. Bandung: CV Penerbit Diponegoro.

Guza, A. (2009) .Undang-Undang Sisdiknas dan Undang-Undang Guru dan Dosen. Jakarta: Asa Mandiri.

Hadi, Z. (2015). Pengaruh Iklim Kerja dan Keterampilan Terhadap Kinerja Karyawan Departemen Produksi PT. Bukti Sembilan Kabupaten Kampar. Jom FEKON. Vol. 2 No. 1, 6.

Holid, Abdul dan Rini Intansari Meilani. 2018. Pengaruh Lingkungan Kerja Sosial Terhadap Kinerja Karyawan Direktorat Akademik di Sebuah Perguruan Tinggi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran. Vol. 1 No. 2, 58.

Juliardi, B. (2014). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bandung: Alfabeta.

Kurniadin, D., & Imam, M.. (2014). Manajemen Pendidikan: Konsep & Prinsip Pengelolaan Pendidikan. Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Meilany, P., & Mariaty, I. (2015). Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Kasus Bagian Operasional PT. Indah Logistik Cargo Cabang Pekanbaru). Jom FISIP. Vol. 2 No. 2,10.

Moningka, C., & Nilam, W. (2005). Pengaruh Hubungan Interpersonal, Self Monitoring dan Minat Terhadap Performasi Kerja pada Karyawan Bagian Penjualan. Proceeding, Seminar Nasional PESAT, 148.

Mulyasa, E. (2009). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Oktaria, A. (2013). Hubungan Penempatan Pegawai dengan Kinerja Pegawai di Kantor Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Administrasi Pendidikan. Vol. 1 No. 1, 27.

Pandi, A. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia: Teori, Konsep dan Indikator. Pekanbaru: Zanafa Publishing.

Pianda, D. (2018). Kinerja Guru: Kompetensi Guru, Motivasi kerja, Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jawa Barat: CV Jejak.

Priatna, N., & Tito, S. (2013). Pengembangan Profesi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rachmawati, T. (2013). Penilaian Kinerja Profesi Guru dan angka Kreditnya. Yogyakarta: Gava Media.

Saefullah. (2012). Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sinambela, L. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual dan SPSS. Jakarta: Kencana.

Soekanto, S. (2010). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Rajawali Pers.

Sudarma, M. (2013). Profesi Guru: Dipuji, Dikritisi dan Dicaci. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Supardi. (2013). Kinerja Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Suprihatiningrum, J. (2014). Guru Profesional: Pedoman Kinerja, Kualifikasi dan Kompetensi Guru. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tohirin. (2011). Dasar-dasar Metode Penelitian Pendekatan Praktis. Pekanbaru.

Wahjono, S. I. (2010). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Wibisono, D. (2013). Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis & Disertasi. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Zaitun. (2015). Sosiologi Pendidikan: Analisis Komprehensif Aspek Pendidikan dan Proses Sosial. Pekanbaru: Kreasi Edukasi.

Published
2020-01-31
How to Cite
Kurnia, D., Syafaruddin, S., & Setyaningsih, R. (2020). Korelasi Keharmonisan Hubungan Sosial antar Guru dengan Kinerja Guru di SMA Negeri 8 Pekanbaru. Ciencias : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 3(1), 12-30. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/ciencias/article/view/47
Section
Articles