EKSISTENSI TARIAN TRADISIONAL GAWI PADA AKTIFITAS OLAHRAGA MASYARAKATA DI DESA LISE DETU KECAMATAN WOLOWARU KABUPATEN ENDE

Authors

  • Leonardus M. Setu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Paulus N. Nggaa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Gregorius G. Jado Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Keywords:

Eksistensi, Tari Gawi, Olahraga

Abstract

Nusa Tenggara Timur salah satunya daerah yang banyak memiliki kesenian tradisional misalnya senitari. Beberapa seni tari yang dikenal di Provinsi Nusa Tenggara  Timur  yaitu  tari gawi,  tari  sekapur  sirih, tari ja’i,  tari  hegong,  tari rokatenda, tari dolo-dolo dan juga masih banyak tarian yang lain. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau penelitian lapangan, karena penelitian ini lebih kepenelitian kebudayaan dan agar dapat gambaran terhadap subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta. Penelitian ini di lakukan di Desa Lise Detu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur.  Waktu yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah 2 minggu. Teknik pengumpulan data di gunakan yaitu: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Ende terungkap bahwa semua masyarakat melakukan kesenian tari Gawi dalam acara pernikahan, acara adat, dan penyambutan tamu dari luar. Tari Gawi merupakan salah satu wujud kebudayaan bangsa dan merupakan hasil karya manusia. Eksistensi atau keberadaan  tari  Gawi  sudah  semakin  maju,  yang  mana  pada  awalnya  hanya dikenal  oleh  masyarakat  Desa  Lise  Detu,  sekarang  sudah     dikenal  oleh masyarakat    luar,    bahkan    sudah    diakui  oleh  masyarakat  nasional  sebagai kesenian tari Gawi. Saran Kepada masyarakat Desa Lise Detu dan para penari khususnya tarian Gawi dapat digunakan sebagai bentuk alternatif olahraga dan sekaligus bentuk nyata pelestarian budaya tradisional Kabupaten Ende.

References

Andewi, Keni. 2019. Mengenai SeniTari. Semarang; Mutiara Aksara
Arikunto Suharsimi. 2009. Prosedur Penelitian. Jakarta: Insan Madani
Arikunto, Suharsimi. 2010.Prosedur Penelitian.Jakarta:RinekaCipta
Endaswara, Swardi. 2006. Metode Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: GadjaMadaUn iversitypres
Ayunda, Putri. 2017. Peran Masyarakat dalam Melestarikan Budayadi Desa Kerinci. Skripsi.
Erlinda. 2002. Sosiologi Tari Padang. Padang
Hadi, Sutrisno. 1979. MetoZ eReaserch. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas UGM
Harry Sulastinto, Dian Latifah. 2012. Pendidikan Sen dan Budaya. Bandung: Gineca Exact
Ihroni T.O. 2006. Pokok-pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Obor Indonesia
Iskandar. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: GPPress
Kartodirdjo, Sartono. 1991. Pendekatan Ilmu Sosial dan Pendekatan Ilmu Sejarah. Jakarta: Gramedia PustakaUtama
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta
Maleong, Lexy. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarta
Muhadjir, Neong. 1991. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Surasin
Nuraini, Henigustini dan Alfian, Muhammad. 2013. Studi Budaya di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
P. Spradley James. 2007. Metode Etngrafi. Yogyakarta: Tiara Wacana
Satori Djam’an dan Komaria Aan. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Siawati, Rahmida. 2006. Seni Tari. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengh Kejuruan
Soekanto, Subrantini. 1980.Analisis Kebudayaan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Sugiono. 2013. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Downloads

Published

2023-02-15

How to Cite

Setu, L. M., Nggaa, P. N., & Jado, G. G. (2023). EKSISTENSI TARIAN TRADISIONAL GAWI PADA AKTIFITAS OLAHRAGA MASYARAKATA DI DESA LISE DETU KECAMATAN WOLOWARU KABUPATEN ENDE. Jurnal Sport & Science 45, 4(2), 65–74. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/96