PERMAINAN TRADISIONAL HADANG DAPAT MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD
Keywords:
Permainan Hadang, Motivasi BelajarAbstract
Pendidikan jasmani dan olahraga yang diajarkan dilembaga pendidikan bertujuan untuk menciptakan manusia yang sehat jasmani dan rohani. Penelitian ini difokuskan pada guru penjas dalam mengembangkan permainan tradisional hadang dan bertujuan untuk memecahkan rumusan masalah yang diangkat yaitu: apakah siswa berkembang dalam mengikuti permainan tradisional hadang. Bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru penjas dalam meningkatkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran di SD GMIT Besnake. Penelitian ini penggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini penulis mengunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh maka peneliti dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Kemampuan kerja guru penjas dalam memberi arahan baik dalam proses belajar guru sangat menentukan keberhasilan peserta didik, terutama kaitannya dalam proses permainan tradisional, Ada program latihan yang dibuat oleh guru penjas SD GMIT Besnake dan Ada hambatan dan permasalahan dalam upaya permainan tradisional hadang yang belum diprogramkan dalam kurikulum pembelajaran disekolah dan tingkat kepedulian orang tua masyarakat dan pendidik masih rendah.
References
Arifin, Z. (2020). Metodologi penelitian pendidikan. Jurnal Al-Hikmah, 1(1).
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1-228.
Gustiawati, R. (2017). Penerapan Materi Model Pembelajaran Permainan Kecil Di Dalam Pemanasan Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Pada Siswa Kelas Vi Sdn Mekarsari 05 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Motion: Jurnal Riset Physical Education, 8(1), 50-58.
Ginanjar, A. (2018). The tactical games modelsand motivation learningof physical fitness the vocational school students. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 2(2), 409-419.
Mudzakir, D. O. (2020). Pengaruh Permainan Olahraga Tradisional Terhadap Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Penjas Di Sekolah Dasar. Dicky Oktora Mudzakir, 10(1), 44-49.
Mudian, D., & Risyanto, A. (2020). Pengaruh Latihan Satu Sentuhan Diam Dan Bergerak Terhadap Peningkatan Passing Futsal. Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), 2(02), 68-76.
Purwaningsih, E. (2006). Permainan tradisional anak: salah satu khasanah budaya yang perlu dilestarikan. Jantra, 1(1), 40-46.
Sofiyana, R. F. (2017). Laporan Akhir Pelaksanaan Magang di PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta (Doctoral dissertation, STIE YKPN).
Taufik, M. S., & Gaos, M. G. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Dribbling Sepakbola Dengan Penggunaan Media Audio Visual. Jp. Jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan), 3(1), 43-54.
Wardiani, R. (2015). Permainan Dakon dan Egrang Bathok Sebagai Alternatif Teknik Pembelajaran Anak berkebutuhan Khusus di SD Immersion Ponorogo, Jawa Timur.
Yusriani, L., Junaidin, J., & Asrul, A. (2020). Upaya Guru dalam Menanggulangi Kesulitan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP), 1(3), 106-119.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





