Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Dhika Maulan Ardhani Universitas Ngudi Waluyo
  • Guntur R. P. Herdinata Universitas Ngudi Waluyo
  • Aristiyanto Universitas Ngudi Waluyo
  • Fredy Eko Setiawan Universitas Ngudi Waluyo

Abstract

Kecepatan lari 100 meter pada siswa sekolah dasar merupakan indikator kapasitas fisik fungsional yang sangat ditentukan oleh kekuatan otot tungkai sebagai penolak utama pada lintasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada siswa kelas VI SD N 1 Tuksongo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik total sampling (sampel jenuh) sebanyak 12 siswa laki-laki kelas VI SD N 1 Tuksongo tahun ajaran 2025/2026. Instrumen pengumpulan data menggunakan Leg Dynamometer (satuan kg) untuk mengukur kekuatan otot tungkai dan digital stopwatch (satuan detik) untuk mengukur waktu tempuh lari 100 meter. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan linieritas melalui bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kekuatan otot tungkai sebesar 48,25 kg dan rata-rata kecepatan lari 100 meter sebesar 14,26 detik. Uji korelasi menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,986 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Simpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan dan sangat kuat antara kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter. Semakin tinggi kekuatan otot tungkai yang dimiliki siswa, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak lari 100 meter.

 

References

Amra, F., & Nuruddin, N. (2023). Analisis fisiologi dan biomotorik otot tungkai pada performa kecepatan atlet lari jarak pendek. Jurnal Ilmu Keolahragaan Indonesia, 7(1), 45–56.

Arif, M., & Syafei, M. (2019). Pembelajaran atletik nomor lari di sekolah dasar: Teori dan praktik kebugaran. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 4(2), 112–120.

Donie, D. (2016). Pembinaan atlet usia muda dan pembentukan kondisi fisik dasar. Jurnal Performa Olahraga, 1(2), 175–186.

Fauzi, A., Rozi, F., & Hariyanto, E. (2023). Pengaruh daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata-kaki terhadap efisiensi gerak sprint. Jurnal Sport Area, 8(2), 189–200.

Herianto, A., Setiawan, B., & Nugroho, H. (2021). Evaluasi profil kebugaran jasmani dan kekuatan otot siswa sekolah dasar berbasis norma TKJI. Jurnal Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 5(3), 421–430.

Lestari, D. (2022). Kontribusi daya ledak dan kekuatan otot tungkai terhadap hasil lari jarak pendek siswa menengah. Jurnal Patriot, 4(2), 145–156.

Lismadiana, L. (2022). Biomekanika lari sprint: Analisis kinematika dan kinetika gerakan ekstremitas bawah. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 33–44.

Pratama, R. (2021). Analisis faktor fisik dominan pada kecepatan lari 100 meter atlet pelajar PPLP Jawa Tengah. Jurnal Physical Education and Sports, 10(1), 88–96.

Rahmani, M. A. (2021). Karakteristik serat otot dan pengembangan speed pada anak usia prapubertas. Jurnal Olahraga Prestasi, 17(2), 101–112.

Rochman, M. F., Hidayatullah, A., & Waluyo, M. (2024). Pengembangan variasi model latihan otot tungkai menggunakan metode latihan plyometric untuk atlet usia muda. PENDEKAR: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(1), 214–225.

Saputra, A. P. (2020). Hubungan kekuatan otot tungkai terhadap kecepatan lari sprint 100 meter. Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Olahraga, 2(1), 12–21.

Saputra, R., & Maidarman, M. (2022). Tinjauan kondisi fisik dan sistem energi anaerobik alaktik pada atlet lari jarak pendek. Jurnal Patriot, 4(1), 25–36.

Setyadi, D., & Sasmarianto, S. (2022). Peran pendidikan jasmani dalam meningkatkan koordinasi motorik kasar anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 10(2), 205–214.

Wijaya, K. (2021). Biomekanika fase akselerasi dan top speed pada lari jarak pendek 100 meter. Jurnal Prestasi Olahraga, 4(3), 67–76.

Yalfani, R. (2020). Evaluation of physical fitness and neuromuscular parameters through FIFA 11+ kids warm-up program in young athletes. Journal of Physical Education and Sport, 20(3), 1432–1440.

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Maulan Ardhani, D., R. P. Herdinata , G., Aristiyanto, & Eko Setiawan , F. (2026). Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 510–519. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/853