PERAN GURU SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN QUIZ TEAM DIKELAS X IPS SMA NEGERI 1, AMFOANG SELATAN
Keywords:
Peran Guru, Keaktifan Belajar, Quiz TeamAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPS SMA Negeri 1 Amfoang Selatan. Kondisi ini ditandai dengan dominasi metode ceramah yang menyebabkan siswa cenderung pasif, kurang berpartisipasi, dan hanya berperan sebagai penerima informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran Quiz Team oleh guru sejarah serta peran guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru mata pelajaran Sejarah dan 30 siswa kelas X IPS. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah menjalankan empat peran utama dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai fasilitator, motivator, perancang lingkungan belajar yang kondusif, serta agen refleksi dan inovasi pedagogis. Penerapan metode Quiz Team dilaksanakan melalui sepuluh tahapan sistematis mulai dari kegiatan pendahuluan, pembagian kelompok heterogen, diskusi dan penyusunan pertanyaan, hingga pelaksanaan kuis bergiliran, klarifikasi materi, dan refleksi. Setelah penerapan metode ini secara konsisten, terjadi peningkatan keaktifan belajar yang signifikan: rata-rata siswa yang aktif berpartisipasi meningkat dari 2–3 orang menjadi 8–12 orang per pertemuan. Siswa menjadi lebih berani bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Selain itu, terjadi peningkatan kerja sama tim, kepercayaan diri, serta pemahaman materi sejarah secara lebih mendalam. Disimpulkan bahwa metode pembelajaran Quiz Team efektif digunakan oleh guru sejarah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas X IPS SMA Negeri 1 Amfoang Selatan, serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna.
References
Kochhar, S. K. 2008. Pembelajaran Sejarah: Teaching of History. Jakarta: Grasindo.
Isjoni. 2013. Pembelajaran Kooperatif: Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Silberman, M. L. (2013). Active Learning: 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nusamedia.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2014. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. 2014. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Majid, Abdul. 2014. Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hamalik, Oemar. 2015. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning: Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
Sanjaya, Wina. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.
Suprijono, A. (2017). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudjana, Nana. 2017. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sardiman. 2018. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Arikunto, Suharsimi. 2019. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Veradiana Taemnanu; Jeff Messah, Melki Lalay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





