PELAKSANAAN UPACARA ADAT PASOLA OLEH MASYARKAT KODI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Authors

  • Melanike Weri Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Omiano Sabu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Melki Lalay Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Keywords:

pasola, tradisi marapu

Abstract

Masyarakat kodi di sumba barat daya memiliki tradisi pasola, yaitu ritual perang adat berkuda yang sarat dengan nilai sejarah, religius, dan sosial. tradisi  ini berakar pada kepercayaan marapu dan berfungsi sebagai simbol persatuan serta permohonan kesuburan.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan, menganalisis makna dan nilai-nilai budaya, serta mengkaji peran tokoh adat dan masyarakat dalam melestarikan upacara adat di desa maliti bondo ate, kecamatan kodi utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat (rato), perangkat desa, dan masyarakat, serta observasi partisipasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyhajian data,  dan penarikan kesimpulan. Pasola dilakukan setiap tahun pada bulan februari-maret sebagai bagian dari ritual menyambut musim tanam, yang diawali dengan penangkapan nyale ( cacing laut) sebagai pertanda dari leluhur. Tradisi ini dimaknai sebagai simbolisasi sejarah perang suku, penghormatan kepada leluhur, dan permohonan kesuburan tanah. Nilai-nilai yang terkandung meliputi keberanian, solidaritas, sportivitas, dan ketaatan adat. Upacara adat pasola merupakan warisan budaya vital bagi masyarakat kodi yang berfungsi sebagai identitas budaya, pemersatu sosial, dan media pewarisan nilai-nilai luhur. Peran rato sebagai pemangkau adat sangat setral dalam menjaga keaslian dan keberlangsungan ritual ini di tengah arus modernisasi.

References

Durkheim, E. (1912). The Elementary Forms of the religious life: George allen dan unwin.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. New York: Books.

Kapita ,U.H. (1982). Kodi language and culture. Jakarta: rineka cipta.

Koentjarannigrat. (2009) .” penganter ilmu antropologi. Jakarta: penerbit sinar harapan

Miles, M. B., &Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Weber,M. (1922). Economy and society. Berkely :university of califonia press.

Pemerintah Desa maliti bondo ate. (2026). Profil dan Monografi Desa maliti bondo ate.sumba barat daya:kantor kepala desa maliti bondo ate.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Van Wouden, F. A. E. (1994). Tipe-tipe Hubungan Kekerabatan dan Struktur Masyarakat di Indonesia Bagian Timur. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

UNESCO . (2015). Nomination file for be inscribed on the represtative list of the intangible cultural heritage of humanity. Paris:UNESCO.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Weri, M., Sabu, O., & Lalay, M. (2026). PELAKSANAAN UPACARA ADAT PASOLA OLEH MASYARKAT KODI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 493–499. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/795