PERAN ATOIN AMAF( OM ) DALAM KUSA NAKAF (PAKU PETI MATI ) PADA MASYARAKAT ENOLANAN KECAMATAN AMABI OEFETO TIMUR KABUPATEN KUPANG

Authors

  • Fince Tenis Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Omiano Sabu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Reky Banu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Keywords:

atoin amaf, kusa nakaf, death tradition, timorese

Abstract

Masyarakat Enolanan di Timor memiliki sistem kekerabatan patrilineal yang unik, di mana sosok AtoinAmaf (saudara laki-laki dari pihak ibu) memegang otoritas penting, terutama dalam ritual kematian Kusa Nakaf (paku peti mati). Modernisasi mengancam kelestarian pemahaman terhadap peran adat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, makna, nilai-nilai luhur, serta dampak modernisasi terhadap peran AtoinAmaf dalam tradisi Kusa Nakaf di Desa Enolanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (purposive sampling) terhadap tokoh adat, AtoinAmaf, dan perangkat desa, serta observasi langsung dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Atoin Amaf memiliki peran sentral dan mutlak sebagai pelaku utama pemakuan, pemimpin upacara, penanggung jawab adat, serta simbol persatuan. Tradisi ini mengandung makna penghormatan tertinggi, tanggung jawab kekerabatan yang abadi, dan pelepasan ikhlas. Nilai-nilai yang terkandung meliputi tanggung jawab, penghormatan, persatuan, ketaatan, kasih sayang, dan kesetiaan. Modernisasi memberikan tekanan melalui perubahan pola pikir generasi muda dan penyederhanaan ritual, namun masyarakat setempat menunjukkan ketahanan budaya yang tinggi dengan tetap mempertahankan hak inti AtoinAmaf. Peran AtoinAmaf dalam Kusa Nakaf merupakan institusi sosial budaya yang vital bagi masyarakat Enolanan, berfungsi sebagai perekat hubungan sosial dan pewarisan nilai luhur lintas generasi.

References

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). Strukturalisme Lévi-Strauss: Mitos dan Karya Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Geertz, C. (1992). Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Miles, M. B., &Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nordholt, H. G. S. (1981). The Political System oftheAtoniof Timor. Den Haag: Martinus Nijhoff.

Pemerintah Desa Enolanan. (2025). Profil dan Monografi Desa Enolanan. Kupang: Kantor Kepala Desa Enolanan.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Van Wouden, F. A. E. (1994). Tipe-tipe Hubungan Kekerabatan dan Struktur Masyarakat di Indonesia Bagian Timur. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Tenis, F., Sabu, O., & Banu, R. (2026). PERAN ATOIN AMAF( OM ) DALAM KUSA NAKAF (PAKU PETI MATI ) PADA MASYARAKAT ENOLANAN KECAMATAN AMABI OEFETO TIMUR KABUPATEN KUPANG . Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 487–492. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/792