PENGARUH PERKAWINAN PATRILIANISME TERHADAP PELESTARIAN WARISAN BUDAYA DI DESA MUKE KECAMATAN AMABI OEFETO TIMUR KABUPATEN KUPANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk praktik patrilinealisme dalam adat perkawinan di Desa Muke; (2) mengetahui persepsi masyarakat adat terhadap peran gender dalam perkawinan yang dipengaruhi sistem patrilinealisme; (3) menganalisis upaya pelestarian perkawinan patrilinealisme terhadap warisan budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik snowball sampling. Informan adalah tokoh masyarakat berusia di atas 50 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk praktik patrilinealisme tercermin dalam penarikan garis keturunan mengikuti ayah, adat patrilokal, dominasi laki-laki dalam proses perkawinan (peminangan, negosiasi, penyerahan belis), serta hak waris utama pada anak laki-laki. Persepsi masyarakat menempatkan laki-laki sebagai kepala keluarga dan pengambil keputusan adat, sementara perempuan berada pada ranah domestik. Upaya pelestarian dilakukan melalui pendidikan nilai adat kepada generasi muda, pelibatan tokoh adat, konsistensi ritual, dan internalisasi budaya dalam keluarga. Kata Kunci: Patrilinealisme, Warisan Budaya, Perkawinan Adat, Desa Muke
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. (2021). Laporan Demografi dan Sosial Ekonomi Desa di Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Kupang: BPS Kabupaten Kupang.
Hendrawati, I. (2019). Perkawinan dalam Sistem Kekerabatan Patrilineal di Nusa Tenggara Timur: Studi Kasus di Desa Muke (Tesis Magister Antropologi). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Koentajaraningrat. (2012). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
_____________. (2017). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.
Kurniawan, M. (2018). Pengaruh Sistem Patrilineal terhadap Struktur Keluarga dan Perkawinan di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 15(2), 123-134.
Lestari, S. (2020). Warisan Budaya Adat dalam Perkawinan Patrilineal: Studi Kasus di Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Jurnal Kebudayaan dan Tradisi, 7(1), 45-57.
Margono. (2015). Pengembangan Masyarakat Mandiri. Malang: Universitas Negeri Malang.
Moleong, L. J. (2018). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sahlins, M. (2011). Kehidupan Sosial dan Kekerabatan dalam Masyarakat Patrilineal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Soekanto. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Wolff, R. (1997). Sistem Kekerabatan dan Budaya Adat di Nusa Tenggara Timur. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Yayasan Pelestarian Budaya Timor. (2022). Penelitian tentang Adat Istiadat dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Kupang: Yayasan Pelestarian Budaya Timor.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yopsi Yeri Yuleks Benu, Omiano Sabu, Temmy Ingunau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





