SEJARAH BERDIRINYA (LOPO AM HITU) DI DESA KOT’OLIN KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Authors

  • Once Benu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Omiano Sabu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Moses Kollo Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Sejarah Berdirinya Lopo Am Hitu . Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejarah Berdirinya Lopo Am Hitu nama kampung Kot’olin . Metode yang digunakan adalah teknik historis, analisis yaitu sejarah dan interpretasi. Sumber data penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan studi dokumen. Penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu awalnya peneliti hanya menentukan satu kunci informasi, setelah peneliti sampai di lapangan informasi yang di kembangkan berdasarkan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nama kampung Desa Kot'olin yang terletak di wilayah pegunungan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merupakan bagian dari entitas budaya Suku Dawan (Atoni Meto). Secara historis, wilayah ini berada di bawah pengaruh Kerajaan Amanatun, salah satu kerajaan tertua di Pulau Timor. Nama "Kot'olin" sendiri berkaitan erat dengan sejarah persekutuan klan-klan (kanaf) yang mendiami wilayah tersebut sebagai benteng perlindungan adat. Kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya semakin berkembang walaupun keadaannya masih bersifat tradisional. Alam kehidupan sehari hari interasi masyarakat Desa Kot’olin yang dilakukan selalu berpedoman pada norma kesopanan, yaitu saling menghargai dan menghormati antara satu dengan yang lain. Kehidupan atau sumber mata pencaharian di Desa Kot’olin yaitu berladang, bertani dan beternak, budaya yang masih di jaga adalah budaya Oko mama siri pinang’.

References

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, (Cet. V, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003.

Taneo M. Alienasi Budaya okomama dalam Pembangunan: Studi Pada Masyarakat Atoin Meto di Kabupaten Timor Tengah Selatan (Tesis), Unair, Surabaya, 2004.

Tim. Rumah Adat Lopo dan Demokrasi Masyarakat Atoni Atoin Meto, (Buletin Flamma) Edisi 20, Volume 10, Bulan Mei-Juni, IRE Press, Yogya.

Yunus, Nur Rohim. Restorasi Budaya Hukum Masyarakat Indonesia, Bogor: Jurisprudence Press, 2012.

Jurnal Lumintang. Juliana. “Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Kemajuan Pembangunan Masyarakat di Desa Tara-tara I.” Jurnal Acta Diurna, Volume IV, No. 2 (2015).

Syamsidar. “Dampak Perubahan Sosial Budaya Terhadap Pendidikan.” Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, Volume 2, Nomor 1 (2015).

Hanifah, dkk. “Analisis Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Cihideung sebagai Desa Wisata.” Jurnal Sosietas, Volume 5, No. 2, (2016).

Zahrotunnimah, Zahrotunnimah; Yunus, Nur Rohim; Susilowati, Ida. "Rekonstruksi Teori Komunikasi Politik Dalam Membangun Persepsi Publik," dalam Jurnal Staatsrecht: Indonesian Constitutional Law Journal, Volume 2, Nomor 2 (2018).

Taneo, Malkisedek and Stevridan Yantus Neolaka. “Penguatan Pemahaman Tentang Fungsi dan nilai Nilai Rumah Adat Lopo bagi Masyarakat Adat Meto di Desa Mnelalete Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk Memperkuat Pembelajaran Sejarah.” Kelimutu Journal of Community

Service (2022): n. pag. D.N.A.Benu, Esrah, Diana S.A.N Tabun and Yeftha Y. Sabaat. “Lopo sebagai Simbol Demokrasi Lokal pada Masyarakat Adat Atoin Pah Meto.” Sosial Simbiosis Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik (2025): n. pag.

Manu, T. S., & Wonda, H. (2026). Rumah Adat Lopo: Tempat Berkumpul dan Belajar Nilai Persaudaraan. Jurnal Didaktik, 10(1), 78-92

Yosef, Y. Y. (2025). Lopo sebagai Simbol Demokrasi Lokal pada Masyarakat Adat Atoin Pah Meto:

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Benu, O., Sabu, O., & Kollo, M. (2026). SEJARAH BERDIRINYA (LOPO AM HITU) DI DESA KOT’OLIN KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN. Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 352–359. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/770