PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING PADA MATA PELAJARAN SEJARAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 AMANUBAN TENGAH

Authors

  • Rosin Tanoen UNIVERSITAS PERSATUAN GURU 1945 NTT
  • Reky Banu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Maria Lodika Long Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran sejarah serta belum optimalnya hasil belajar yang dicapai. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 1 Amanuban Tengah, sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketutasan minimal (KKM=73,00) dengan persentase ketuntasan hanya 43,33%

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Brainstorming terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test control group design. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas X SMA Negeri 1 Amanuban Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pre-test dan post-test), observasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 16.0.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan metode Brainstorming terhadap hasil belajar siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 20,466 + 0,759X, dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,576 (kategori cukup kuat) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,332, yang berarti metode Brainstorming memberikan kontribusi sebesar 33,2% terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Uji hipotesis menghasilkan t_(hitung) (7,288) > t_(tabel) (2,048) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H_a diterima.

Simpulan: Metode pembelajaran Brainstorming terbukti efektif dan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar sejarah siswa. Siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan mampu menganalisis peristiwa sejarah dari berbagai sudut pandang.

Saran: Guru sejarah disarankan untuk menerapkan metode Brainstorming secara rutin sebagai alternatif pembelajaran inovatif guna meningkatkan hasil belajar

References

Achu, A. (2019). Pengembangan minat belajar dalam pembelajaran. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(1),45-52

Banu, R. (2023). Upaya peningkatan hasil belajar melalui penggunaan film dokumenter pada Siswa Kelas VIII SMP 6 Amarasi Timur. Jurnal Sportand Science, 45(2)

Darsono. (2000). Buku ajar belajar dan pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press.

Dimyati. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2008). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hayati, S. (2017). Belajar dan pembelajaran berbasis cooperative learning. Magelang: Graha Cendikia

Nasution. (2010). Didaktik asas-asas mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Parera, J. S. (1987). Berpikir kreatif dan brainstorming. Jakarta: Erlangga.

Rawlinson, J. G. (1977). Belajar mengungkapkan pendapat. Jakarta: Erlangga.

Roestiyah. (2001). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Roestiyah. (2008). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Siregar, N. (2010). Teori belajar pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sukmadinata. (2004). Kurikulum dan pembelajaran kompetensi. Bandung: Yayasan Kusuma Karya

Susanto. (2014). Pengembangan pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group

Taek, P. (2018). Pejuang internal menuju penelitian pendidikan. Kupang: CV. Linara NTT.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Tanoen, R., Banu, R., & Long, M. L. (2026). PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING PADA MATA PELAJARAN SEJARAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 AMANUBAN TENGAH . Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 332–337. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/759