UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATAPELAJARAN SEJARAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MIND MAPPING DI SMA PGRI OENAI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Authors

  • Desy Yusmiati Boimau Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Temmy Ingunau Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Reky Banu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator utama keberhasilan proses pendidikan. Namun, hasil observasi awal di SMA PGRI Oenai menunjukkan tingkat hasil belajar sejarah siswa kelas X masih tergolong rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping dalam meningkatkan hasil belajar sejarah siswa kelas X. Metode: Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas X SMA PGRI Oenai pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Indikator keberhasilan ditetapkan pada Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥ 74 dengan ketuntasan klasikal minimal 74%. Hasil: Kondisi awal menunjukkan hasil belajar siswa masih rendah karena pembelajaran didominasi metode ceramah dan siswa kurang aktif. Setelah diterapkan model Mind Mapping melalui tahapan: penyampaian tujuan, pembentukan kelompok, penyusunan peta pikiran, presentasi, dan penyimpulan, terjadi perubahan positif yang signifikan. Pada Siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 68% dan meningkat tajam pada Siklus II menjadi 93%. Siswa juga menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Kesimpulan: Model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping efektif, menarik, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar sejarah siswa sekolah menengah atas. Saran: Guru sejarah disarankan memanfaatkan model ini sebagai media pembelajaran rutin yang membantu siswa memahami materi secara visual dan terstruktur.

References

Aini, N., Andayani, D., & Anindyarini, A. (2012). Penerapan metode mind mapping untuk hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 19(2), 134 142.

Aman, A. (2011). Model pembelajaran inovatif dalam pendidikan karakter. Yogyakarta: Ombak.

Aqib, Z. (2016). Model-model, media, dan strategi pembelajaran kontekstual (inovatif). Bandung: Yrama Widya.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Busan, B. (2013). Pendekatan pembelajaran aktif dalam meningkatkan prestasi belajar. Bandung: Alfabeta.

Djamarah, S. B. (2012). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Firdaus, M. (2010). Evaluasi pembelajaran: Konsep dan penerapannya. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Isnaini, N., & Apid, A. (2008). Penerapan model pembelajaran aktif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Medan: Perdana Publishing.

Moh. Saiful Rosyid. (2019). Strategi pembelajaran kreatif dan efektif di era digital. Malang: UMM Press.

Pranoto, Y. (2010). Strategi pembelajaran inovatif dalam pendidikan sejarah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Reky Banu (2025) Upaya meningkatkan prestasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran partisipasif pada matapelajaran sejarah dikelas X SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut

_________, (2025) Upaya peningkatan hasil belajar melalui penggunaan film dokumenter pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Amarasi Timur. Jurnal Sport & Science 45. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=4r_FhgoAAAAJ&citation_for_view=4r_FhgoAAAAJ:u-x6o8ySG0sC

Sani, R. A. (2015). Pembelajaran berbasis inovasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Siregar, E., & Nara, H. (2010). Teori belajar dan pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Slameto. (2008). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardi. (2011). Penilaian hasil belajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada. 53

Susanto, A. (2010). Pengembangan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta:

(2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta:

(2014). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Jakarta:

(2019). Manajemen pendidikan sekolah dasar. Jakarta:

Sutarno, S. (2011). Pengembangan kreativitas melalui metode mind mapping. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Sutarmi, S. (2011). Penggunaan mind mapping dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 13(1), 55–63.

Suryabrata, S. (2003). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Waris Takhta, M. (2008). Metode pembelajaran aktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Surabaya: Unesa University Press.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Boimau, D. Y., Ingunau, T., & Banu, R. (2026). UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATAPELAJARAN SEJARAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MIND MAPPING DI SMA PGRI OENAI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN. Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 285–291. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/743