SEJARAH DESA TUAFANU KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PADA MASA KEPEMIMPINAN LIBERTI A. TONI TAHUN 2002-2014

Authors

  • Filda Tameon Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Omiano Sabu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Reky Banu

Abstract

Sejarah desa merupakan bagian penting dari kesadaran sejarah lokal yang seringkali terabaikan. Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, memiliki perkembangan historis yang menarik, terutama pada masa kepemimpinan kepala desa keempat, Liberti A. Toni (2002-2014).

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah terbentuknya Desa Tuafanu serta menganalisis keadaan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat pada masa kepemimpinan Liberti A. Toni.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci (tokoh adat dan aparat desa), studi pustaka, serta studi dokumen. Analisis data menggunakan tahapan historis yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Desa Tuafanu terbentuk pada tahun 1967 sebagai "desa gaya baru" dari wilayah hutan rawa atas inisiatif dua bersaudara dan kebijakan pemerintah; (2) Pada masa kepemimpinan Liberti A. Toni (2002-2014), keadaan sosial masyarakat masih sangat berpegang pada sistem kekerabatan patrilineal dan gotong royong, namun terjadi peningkatan kesadaran kesehatan melalui program sanitasi; (3) Kondisi ekonomi masih didominasi pertanian tradisional (tebas bakar) dengan inovasi wajib tanam tanaman produktif (jati, kelapa) serta pemanfaatan bantuan dana IDT; (4) Budaya lokal tetap lestari melalui penggunaan oko mama (tempat sirih pinang) sebagai simbol adat dan pelestarian tarian tradisional (Bonet, Gong, Natoni).

Simpulan: Kepemimpinan Liberti A. Toni berhasil menyeimbangkan antara pembangunan desa (sanitasi, infrastruktur) dengan pelestarian nilai-nilai adat dan budaya. Desa Tuafanu memiliki potensi sejarah lokal yang penting untuk didokumentasikan sebagai sumber belajar dan penguatan identitas masyarakat.

Saran: Pemerintah daerah disarankan untuk mendokumentasikan sejarah desa-desa di TTS sebagai aset budaya. Masyarakat dan generasi muda diharapkan terus melestarikan tradisi serta meneladani kepemimpinan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat.

 

 

References

Arikunto, S. (2015). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Deliarnov. (2016). Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Jakarta: Rajawali Pers.

Hamid, A. R., & Madjid, M. S. (2011). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Hasoloan, J. (2010). Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: Grasindo.

Hugiono & Poerwantana. (1992). Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta.

Kartono, K. (2011). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Keesing, R. M. (1997). Antropologi Budaya: Suatu Perspektif Kontemporer. Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Lestari, S., & Widodo, P. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 7(1), 12-19.

Nasution, S. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nawawi, H. (2020). Kepemimpinan yang Efektif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Putra, dkk. (2024). Efektivitas Metode Inkuiri dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Historis. Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(2), 145-153.

Qothrunnada. (2021). Ilmu Sejarah dan Metodologi Penelitian Sejarah. Bandung: Alfabeta.

Ramadhan. (2021). Struktur dan Operasional Metode Inkuiri dalam Pembelajaran. Jakarta: Grafika.

Sardiman, A. M. (2007). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sjamsuddin, H. (2016). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tamburaka, R. E. (1999). Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta.

Terry, G. R. (2015). Principles of Management. Homewood: Richard D. Irwin.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Wasino. (2018). Metode Penelitian Sejarah: Dari Riset hingga Penulisan. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama.

Wiriaatmadja, R. (2008). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wulandari. (2025). Reposisi Peran Pendidik dalam Metode Student Centered Learning. Jurnal Pedagogi, 10(1), 23-31.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Tameon, F., Sabu, O., & Banu, R. (2026). SEJARAH DESA TUAFANU KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PADA MASA KEPEMIMPINAN LIBERTI A. TONI TAHUN 2002-2014. Jurnal Sport & Science 45, 8(1), 269–275. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/740