UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI METODE INKUIRI DI KELAS X SMA NEGERI SANTIAN
Abstract
Keaktifan siswa merupakan komponen krusial dalam mendukung keberhasilan pembelajaran sejarah, karena sejarah menuntut kemampuan berpikir kronologis dan analisis kausalitas. Namun, hasil observasi awal di SMA Negeri Santian menunjukkan tingkat keaktifan siswa kelas X masih tergolong sangat rendah (9,1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar sejarah melalui penerapan metode pembelajaran Inkuiri. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart dengan subjek 22 siswa kelas X dan 1 guru sejarah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Kondisi awal keaktifan siswa sangat rendah dengan pembelajaran berpusat pada guru (teacher-centered). Setelah diterapkan metode Inkuiri secara sistematis melalui tahap orientasi, perumusan masalah, pengumpulan data, hingga penarikan kesimpulan, terjadi peningkatan signifikan. Siklus I mencapai 40,9% (kategori cukup aktif), dan Siklus II meningkat drastis hingga 86,4% (kategori sangat aktif). Siswa menunjukkan peningkatan keberanian bertanya, kemampuan analisis sumber sejarah, dan partisipasi dalam diskusi. Metode pembelajaran Inkuiri efektif, menyenangkan, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sejarah. Guru sejarah disarankan menggunakan metode Inkuiri secara rutin untuk melatih keterampilan berpikir historis (historical thinking) siswa.
References
Arikunto, S. (2015). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dierich, Paul D. (2010). Aktivitas Belajar (Terjemahan Nasution). Jakarta: Bumi Aksara.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Victoria: Deakin University.
Lestari, S., & Widodo, P. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 7(1), 12-19.
Nasution, S. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Putra, dkk. (2024). Efektivitas Metode Inkuiri dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Historis. Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(2), 145-153.
Ramadhan. (2021). Struktur dan Operasional Metode Inkuiri dalam Pembelajaran. Jakarta: Grafika.
RL Banu, 2025 Dari Hati ke Kelas: Strategi Membangun Sekolah yang Emosional Sehat. Jurnal Sport & Science 45 7 (1), 22-29.
Sardiman, A.M. (2007). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.
Wiriaatmadja, R. (2008). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wulandari. (2025). Reposisi Peran Pendidik dalam Metode Student Centered Learning. Jurnal Pedagogi, 10(1), 23-31.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marelda Banunaek, Temy Ingunau, Omiano Sabu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





