TINJAUAN AKTIVITAS REKREASI TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 18 KOTA KUPANG
Abstract
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas rekreasi terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa kelas VII SMP Negeri 18 Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas VII tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert yang memuat pernyataan mengenai aktivitas rekreasi dan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas rekreasi memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa. Melalui aktivitas rekreasi, siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berinteraksi sosial, dan rasa percaya diri. Aktivitas yang dilakukan secara berkelompok membantu siswa membangun hubungan sosial yang lebih baik dengan teman sebaya serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan sekolah. Dengan demikian, aktivitas rekreasi dapat menjadi salah satu media pembelajaran sosial yang efektif dalam mendukung perkembangan karakter dan keterampilan sosial siswa di lingkungan sekolah.
References
Afriano. (2023). Pengaruh aktivitas rekreasi terhadap partisipasi sosial siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 45–53.
Erikson, E. H. (2018). Identity and youth crisis. New York: W. W. Norton & Company.
Fitriani. 2019. Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa melalui Aktivitas Kelompok dalam Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Haryanto. (2020). Pengaruh kegiatan outbound terhadap kerja sama dan komunikasi sosial siswa SMP. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(1), 22–30.
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Hutapea, R., & Sumaryanto. (2020). Pengaruh aktivitas ekstrakurikuler berbasis rekreasi terhadap karakter sosial siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(2), 101–109.
Mulyani, S. (2021). Aktivitas seni dan pengaruhnya terhadap rasa percaya diri siswa. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 9(1), 55–63.
Neumeyer, M. H., & Neumeyer, E. S. (2017). Leisure and recreation. New York: Ronald Press.
Nurhayati. 2020. Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Alfabeta.
Rahmawati, D. (2019). Permainan tradisional dalam meningkatkan empati siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 88–96.
Rahmawati, R., & Suryana, D. 2021. Pembelajaran Kelompok dan Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa. Yogyakarta: Deepublish.
Santrock, J. W. (2015). Life-span development (15th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Susanto, A. 2018. Perkembangan Anak Usia Sekolah dan Pembelajaran Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Wahyuni, S. 2022. Aktivitas Rekreasi Edukatif dalam Pengembangan Karakter Siswa. Bandung: CV Media Sains Indonesia.
Wibowo, A. (2021). Kegiatan olahraga dan permainan kelompok dalam meningkatkan komunikasi siswa. Jurnal Pendidikan dan Rekreasi, 7(3), 66–74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Roswita Homba, Gregorius G. Jado , Lukas D. Bili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





