FUNGSI RITUSL HOLE DALAM MASYARAKAT SABU DESA RAMEDUE KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta fungsi dari ritual adat Hole dalam kehidupan masyarakat Sabu, khususnya di Desa Ramedue, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Ritual Hole merupakan upacara adat masyarakat Jingitiu yang sarat nilai spiritual, sosial, dan ekologis, yang berkaitan erat dengan siklus pertanian dan kepercayaan terhadap kekuatan ilahi (Deo Ama) serta roh leluhur. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa ritual Hole berfungsi sebagai sarana ungkapan syukur atas hasil panen, permohonan keselamatan dan keberkahan, serta upaya menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. Selain itu, ritual ini juga memperkuat ikatan sosial masyarakat, menjadi media pewarisan budaya, dan membentuk identitas kolektif masyarakat Sabu. Dalam konteks perubahan zaman dan tantangan globalisasi, pelestarian ritual Hole menjadi kunci dalam mempertahankan nilai-nilai lokal dan ketahanan budaya masyarakat setempat.
References
Asis, A. (2020). Fungsi dan Makna Tradisi Upacara Monahu Ndau'U pada Kegiatan Pertanian oleh Masyarakat Tolaki di Desa Benua Kabupaten Konawe Selatan. Walasuji: Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1), 153–168. https://doi.org/10.36869/wjsb.v7i1.93
Aw, A. (2010). Komunikasi Antarbudaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. (Catatan: Buku ini tidak ada di daftar Anda, tetapi Anda mengutipnya di pendahuluan. Saya mengasumsikan Anda memiliki referensi lengkapnya).
Bully, S. (2020). Nilai-Nilai Pancasila dalam Upacara Adat Kelilan Wadu (Memanggil Nira) pada Masyarakat Jingitiu di Desa Eilogo Kabupaten Sabu Raijua. Jurnal [Judul Jurnal tidak lengkap], 18(2), 159-170. (Catatan: Perlu melengkapi nama jurnal untuk referensi ini)
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Fifth edition). SAGE.
Haba, Y. D. H. (2021). Perjumpaan Injil dan Budaya di Kepulauan Sabu-Raijua pada Abad XIX & XX. Matheteuo: Religious Studies, 1(1), 39-52.
Here, I., & Timo, E. I. N. (2019). Dimensi Perdamaian dalam Ritual Simbolik Sabung Ayam di Sabu Liae. Jurnal Humaniora Yayasan Bina Darma, 6(1), 67-86.
Kurniawati, N., Adawiyah, A., & Munsi, M. F. (2021). Memadukan Inovasi dan Kearifan Lokal dalam Pengajaran Literasi pada Anak Usia Dini: Pendampingan Gerakan Litenrasi. Journal of Empowerment, 2(1), 125-138. https://doi.org/10.35194/je.v2i1.1229
Lawi, M. F. (2019). Ambivalensi Manusia Sabu: Identitas dan Politik Ingatan dalam Tegangan Katolik-Jingitiu. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Sanata Dharma. http://repository.usd.ac.id/id/eprint/36917
Liliweri, A. (2019). Pengantar Studi Kebudayaan. Nusamedia.
Mbura, E. M., Kaler, I. K., & Murniasih, A. A. (2022). Kebertahanan Ritual Ka Pena Kampung Wolowuwu Desa Tana Lo'o Kec Wolowaru Kab Ende/Ntt. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(6), 791-804.
Neonbasu, G. (2021). Etnologi: Gerbang Memahami Kosmos (Cetakan Pertama). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sartini, N. W. (2017). Makna Simbolik Bahasa Ritual Pertanian Masyarakat Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 7(2), 99-120. https://doi.org/10.24843/JKB.2017.v07.i02.p06
Setda Propinsi NTT, B. H. (2017). Hole Ritual Budaya Masyarakat Sabu. Pascasarjana UNM. (Catatan: Ini terlihat seperti laporan atau publikasi non-jurnal/non-buku. Formatnya mungkin perlu disesuaikan lebih lanjut jika detail penerbit tidak lengkap).
Sitorus, G. H. (2022). Aktualisasi Kearifan Lokal Marsisarian di Kota Tarutung sebagai Dasar Moderasi Beragama. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(4), 1387-1394. https://doi.org/10.32884/ideas. v8i4.1 078
Somba, N., Mansyur, S., & Nur, M. (2019). Mistifikasi Ritual Sistem Pertanian Tradisional Masyarakat Ajatappareng, Sulawesi Selatan. Jurnal Walennae, 17(1), 19-36. https://doi.org/10.24832/wln.v17i1.365
Sooai, I. P., & Qisty, S. N. (2021). Sistem Religi dan Kepercayaan Jingitiu di Kabupaten Sabu Raijua. Tornare: Journal of Sustainable and Research, 3(1), 40-45.
Sukmana, W. J. (2021). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(April), 1-4.
Sumitri, N. W. (2018). Ritual dan Dinamika Hidup Orang Rongga: Tradisi Lisan dalam Wacana Etno-Ekologi. (Catatan: Perlu informasi lebih lanjut tentang jenis publikasi, penerbit, atau detail lain untuk referensi lengkap).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Defrianto Rihi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





