MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VII SMP
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII pada pembelajaran IPS melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) di SMP Negeri 1 Kota Kupang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kota Kupang dengan subjek penelitian guru dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan (siswa dan guru), observasi kegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes, dan panduan wawancara, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Problem Based Learning berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-K. Peningkatan nilai rata-rata terlihat dari pra-tindakan sebesar 73, menjadi 75 pada Siklus I, dan mencapai 81 pada Siklus II. Demikian pula, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat signifikan dari 25% pada pratindakan, menjadi 62,5% pada Siklus I, dan 81,25% pada Siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-K SMP Negeri 1 Kota Kupang, yang telah memenuhi Standar Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
References
Aini, D. (2018). Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP. Universitas Islam Negeri Raden Lampung.
Anggraeni, M. A., Karyanto, T., & Khairati, W. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Early Childhood Care & Education, 1(1).
Gunantara, dkk. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD, Vol. 2(1). (Perlu dicatat: meskipun publikasi tahun 2014, jika ini adalah satu-satunya sumber jurnal yang relevan tentang PBL dalam konteks yang mirip dan dikutip, maka dapat dipertimbangkan.)
Purnamaningrum, A. dkk. (2012). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif melalui Problem Based Learning, pada Pembelajaran Biologi siswa kelas X-10 SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. pendidikanbiologi, 4(3), 39-51. (Perlu dicatat: meskipun publikasi tahun 2012, jika ini adalah satu-satunya sumber jurnal yang relevan tentang PBL dalam konteks yang mirip dan dikutip, maka dapat dipertimbangkan.)
Rahmawati, D. (2015). Teori Belajar dan Proses Pembelajaran yang Mendidik. Yogyakarta: Penerbit Gavamedia.
Rusman. (2014). Model-Model Pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme Guru). Jakarta: Raja Grasindo Persada.
Spriya. (2019). Pendidikan IPS. Bandung: Rosdakarya.
Trianto. (2019). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Konseptual dan Implementasi pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Penerbit: Kencana Media Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sport & Science 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





