EVALUASI PEMBERIAN MAKANAN BERGIZI TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK USIA DINI 0-5 TAHUN DI PUSKESMAS SONRAEN AMARASI SELATAN
Abstract
Masalah dalam penelitian ini untuk memahami tantangan, dalam pelaksanaan pemberian makanan bergizi di puskesmas untuk pertumbuhan anak usia dini. Berkaitan dengan permasalah diatas maka, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk memastikan bahwa anak-anak menerima asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan pertumbuhannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 23 orang . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi berdampak positif terhadap pertumbuhan anak usia dini.Berdasarkan hasil penelitian ini , Peneliti menyimpulkan bahwa, Pelayanan Puskesmas pemberian makananbergizi melalui program Puskesmas Sonraen berdampak positif terhadap pertumbuhan anak usia dini. Adapun keterbatasan peneliti yang di alami adalah pengambilan surat penelitian
References
Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Astuti, R. (2020). Efektivitas Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu di Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 15–23.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI.
Grantham-McGregor, S. M., Cheung, Y. B., Cueto, S., Glewwe, P., Richter, L., & Strupp, B. (2007). Developmental potential in the first 5 years for children in developing countries. The Lancet, 369(9555), 60–70.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kemenkes RI.
Kothari, C. R. (2004). Research Methodology: Methods and Techniques (2nd ed.). New Delhi: New Age International Publishers.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, M., & Handayani, T. (2022). Intervensi PMT Lokal Berbasis Pangan Daerah di Lombok. Jurnal Gizi dan Pangan Lokal, 5(2), 47–55.
Lozoff, B., Beard, J., Connor, J., Barbara, F., Georgieff, M., & Schallert, T. (2006). Long-Lasting Neural and Behavioral Effects of Iron Deficiency in Infancy. Nutrition Reviews, 64(5 Pt 2), S34–S43.
Maslow, A. H. (1943). A Theory of Human Motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
Nursalam, N., Eko, E., & Tandiari, A. (2021). Hubungan Pola Asuh dan Gizi Balita di NTT. Jurnal Kesehatan Terpadu, 6(2), 29–36.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2017). Nursing Research: Generating and Assessing Evidence for Nursing Practice (10th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Piaget, J. (1964). Cognitive Development in Children: Piaget. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sari, D., Nugroho, S. R., & Putri, E. (2019). Pengaruh PMT terhadap Status Gizi Balita di Kabupaten Sleman. Jurnal Gizi Indonesia, 7(3), 120–128.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
UNICEF. (1990). Strategy for Improved Nutrition of Children and Women in Developing Countries. New York: UNICEF.
World Health Organization (WHO). (2020). Infant and Young Child Feeding. Geneva: WHO.
Yuliani, S. (2018). Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Gizi Buruk. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 3(1), 55–62.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sport & Science 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





