HUBUNGAN ASUPAN GIZI PROTEIN TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA ATLET TINJU DI ASRAMA ATLET PPLD NTT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan gizi protein terhadap kebugaran jasmani pada atlet tinju di asrama atlet PPLD NTT. Kebuguran jasmani merupakan aspek penting yang mendukung performa atlet dalam setiap cabang olahraga, termasuk tinju. Tinju adalah olahraga yang menurut kekuatan, serta koordinasi tubuh yang optimal. Untuk mencapai performa maksimal, atlet tinju memerlukan pola latihan yang intesif dan asupan gizi yang sesuai khususnya protein. Protein memiliki peran penting dalam pemulihan otot, regenerasi sel, dan peningkatan kekuatan fisik, sehingga asupan protein yang cukup menjadi salah satu kunci dalam menunjang kebugaran jasmani atlet. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Quasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah 5 orang. Walaupun populasi di asrama atlet PPLD NTT berjumlah 10 orang, akan tetapi tidak di jadikan sampel, karena penelitian menggunakan kriteria dalam penelitian ini yang meliputi: a) usia minumal 20 tahun, b) lama bergabung di asrama atlet tinju PPLD NTT minimal tiga tahun, c) banyaknya mengikuti kompetisi minimal 5 kali dan jenis kelamin wajib laki-laki. Dengan demikian dari 10 orang peneliti hanya menggunkan 5 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada Terdapat korelasi antara asupan protein terhadap kebugaran atlet tinju PPLD NTT. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian peneliti Terdapat korelasi antara protein terhadap aktivitas fisik atlet tinju PPLD NTT. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa, aktivitas sedang dan berat yang dilakukan oleh para atlet tinju berkorelasi dengan aktivitas latihan yang dijalani oleh para siswa
References
Ardiansyah,F (2020) pengaruh asupan gizi terhadap kebugaran jasmani atlet tinju jurnal gizi dan kesehatan ,15(2),123-130
Samsul,E.,& Purwanto,T.(2022) Hubungan asupan protein dengan kebugaran jasmani 11(4),77-83
Suryani ,L .,& Anggraeni,F (2007) pengaruh asupan protein terhadap pemulihan dan kinerja atlet tinju. Jurnal nutrisi olahraga,10(2),67-72
Adriani, E. & Suryani, L. (2019). Pengaruh Asupan Gizi terhadap Kebugaran Atlet. Yogyakarta: Penerbit Gizi Sehat.
Gibney, M., & Margetts, B. (2009). Introduction to Human Nutrition. Wiley-Blackwell.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
Haryanto, A. (2016). Gizi dan Kebugaran Atlet: Panduan Praktis untuk Meningkatkan Performa. Jakarta: EGC.
Rohman, A. (2015). "Pengaruh Asupan Gizi terhadap Kebugaran Fisik Atlet PPLD NTT." Jurnal Keolahragaan Indonesia, 12(3), 75-85.
Sukarmin, A. & Adnan, A. (2018). "Asupan Gizi dan Kinerja Atlet dalam Cabang Olahraga Tinju." Jurnal Ilmu Keolahragaan, 14(2), 100-110.
Gerber, M., Jakowski, S., Kellmann, M., Cody, R., Gygax, B., Ludyga, S., Müller, C., Ramseyer, S., & Beckmann, J. (2023). Macronutrient intake as a prospective predictor of depressive symptom severity: An exploratory study with adolescent elite athletes. Psychology of Sport and Exercise. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2023.102387
Hernández-Camacho, J. D., Vicente-García, C., Parsons, D. S., & Navas-Enamorado, I. (2020). Zinc at the crossroads of exercise and proteostasis. In Redox Biology. https://doi.org/10.1016/j.redox.2020.101529
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sport & Science 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





