MAKNA TENUN IKAT BERMOTIF KOR KASE DI DESA OEBESI KECAMATAN AMARASI TIMUR KABUPATEN KUPANG

Authors

  • MANCE JIBEN Tusi Universitas persatuan guru 1945 NTT
  • Reky Banu

Abstract

Penelitian oleh Mance Jiben (2025) menyingkap makna tenun ikat bermotif Kor Kase di Desa Oebesi, Amarasi Timur, melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Awalnya, motif Kor Kase diakui sebagai penanda identitas usif (pemimpin tertinggi). Namun, penelitian ini menemukan bahwa simbol burung (koro) dengan kepala menunduk pada motif tersebut memiliki makna lebih dalam bagi masyarakat kecil (to ana): raja seharusnya membumi dan menyatu dengan rakyat. Realitanya, usif justru menjauh dari masyarakat, menggunakan kekuasaan untuk eksploitasi, bukan perlindungan. Sebagai respons, masyarakat Amarasi melawan dengan cara memakai motif Kor Kase secara luas, yang awalnya hanya diperuntukkan bagi usif. Hal ini menegaskan bahwa nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, dan kasih sayang adalah milik semua orang, bukan hanya milik pemimpin. Dengan demikian, tenun Kor Kase berfungsi sebagai simbolik perjuangan masyarakat untuk mewujudkan nilai-nilai cinta kasih, keadilan, kesejahteraan, dan kesetaraan yang seharusnya diperjuangkan oleh raja.

References

Adrisinjati, Inajati dan Musadad, 2010, Kryamika Melacak Akar dan Perkembangan Kriya.Yogyakarta: Jurusan Arkeolgi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadja Mada.

Aswiyati, I.(2016). Peran wanita dalam menunjang perekonomian rumah tangga

Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai cermin kebudayaan.

Djakariah. Harmoko. 2010 Tenun Indonesia edisi Revisi. Jakarta : Yayasan Harapan Kita/ BP 3 TMII

Elvida, Maria 2015 Pembuatan Kain Tenun Ikat Maumere di Desa Wolowora: Gabriel,N. S, & Fina, Y. (2020). Sejarah Tenun Ikat Bermotif Pan Buay Ana di

Irfan dkk,(2018),diverisikasi produk tenun ikat Nusa Tenggara Timur.

Jimris dkk, (2020),resentensi simbolik tenun kor kase pada masyarakat Amarasi. Jurnal analisasi sosiologi April 2020,9(10):153-168.

Kartiwa, Suwanti. (2007). Tenun Ikat: RagamKainTradisional Indonesia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Keluarga petani tradisional untuk penanggulangan kemiskinan di Desa Kuwil Kecamatan Kalawat. HOLISTIK,:Alfabeta. Bengkulu. Universitas Bengkulu.

KelurahanTeunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang.

Nurcahyani, L. (2018). Strategi PengembanganProduk Kain Tenun Ikat Sintang.

Nurul Amalya Utami, (2018). Tenun ikat Amarasi Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Jurnal. Volume 07 Nvenber 02.

Penelitian. Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Prastowo, Andi. (2012). Metode Penelitian Kualitatif: Dalam Perspektif Rancangan

Sugiyono .2017 . Metode Penelitian Kuantitatif ,Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alabeta

Sugiyono, ( 2016 ). Metode penelitian pendidian ( pendekatan kuantitaf, kualitatif,dan R&D). Bandung ; alfabeta.

Wangge Vinsensius, (2021). Nilai-nilai moral tradisional masyarakat Lio Selatan dalam ragam tenun ikat (studi kasus pada masyarakat Mbuli Kabupaten Ende). Jurnal konsepsi. Vol.10,n0.2.

Downloads

Published

2025-06-01

How to Cite

Tusi, M. J., & Banu, R. (2025). MAKNA TENUN IKAT BERMOTIF KOR KASE DI DESA OEBESI KECAMATAN AMARASI TIMUR KABUPATEN KUPANG. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 273–279. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/399