RITUAL ADAT SAISO ATA MATE DI DESA KARUNI KECAMATAN LOURA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Authors

  • Elisabet Bili Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman, makna, dan motif komunikasi transendental dalam ritual adat Saiso Ata Mate di Suku Bumalere, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya. Ritual Saiso merupakan upacara sakral yang dilakukan masyarakat adat untuk menepati janji kepada leluhur dan mengembalikan jiwa orang yang meninggal tidak wajar ke alam marapu. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini dilakukan di Suku Bumalere, Desa Karuni. Subjek penelitian meliputi ketua adat, tokoh adat, dan masyarakat yang pernah mengikuti ritual Saiso. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dengan analisis data meliputi pengumpulan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Saiso dilakukan karena adanya janji dan untuk mengembalikan jiwa yang meninggal tidak wajar. Makna komunikasi transendental adalah berkomunikasi dengan leluhur secara langsung atau melalui simbol untuk menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Motif utama pelaksanaan ritual Saiso adalah pemenuhan janji dan menenangkan jiwa keluarga yang meninggal tidak wajar agar arwahnya kembali ke alam marapu.

 

References

Buku:

Dapawole, R. M. (2020). Marapu dan Identitas Budaya Sumba. Waingapu: Yayasan Marapu.

Gregor, Neonbasu. (2016). Akar Kehidupan Masyarakat Sumba: Dalam Cita Rasa Marapu. Jakarta Timur.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Liliweri, A. (2004). Dasar-dasar Komunikasi Antarbudaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2003). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi: Pengantar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyana, D. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rambu, D. (2016). Marapu: Kepercayaan Leluhur Masyarakat Sumba. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Ratna, Ny. K. (2010). Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sagala, S. (2017). Human Capital: Membangun Modal Sumber Daya Manusia Berkarakter Unggul Melalui Pendidikan Berkualitas. Depok: Kencana.

Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Zikri, F. N. (2015). Teori-Teori Komunikasi, Teori Komunikasi dalam Perspektif Penelitian Kualitatif. Bogor: Ghalia Indonesia Karya.

Jurnal Ilmiah:

Anggraeni, M. A., Karyanto, T., & Khairati, W. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Early Childhood Care & Education, 1(1).

Banu, R. L. (2023). Persepsi Guru Sejarah Tentang Pendidikan Multikultural Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran (Sebuah Upaya Pembentukan Jati Diri Siswa Yang Multikultur). Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(2), 66-76.

Hardin. (2016). Komunikasi Transendental dalam Ritual Kapontasu pada Sistem Perladangan Masyarakat Etnik Muna. Jurnal, Kendari, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo (UHO).

O. Hasbiansyah. (2008). Pendekatan Fenomenologi : Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Jurnal, 9(1).

Rangga, S. M., & Nessa, S. (2018). Pengalaman Komunikasi dan Konstruksi Makna Otaku Bagi Penggemar Budaya Jepang (Otaku). Jurnal Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran, VIII(1).

Lobo, Y. (2019). Ritual Pemakaman dan Sistem Kepercayaan Masyarakat Marapu di Sumba Barat Daya. Jurnal Antropologi Indonesia, 40(1), 50–63.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Bili, E. (2025). RITUAL ADAT SAISO ATA MATE DI DESA KARUNI KECAMATAN LOURA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 336–343. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/363