PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL
Studi Kasus Di SMA Negeri 1 Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses internalisasi pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal di SMA Negeri 1 Amanuban Selatan, (2) mengetahui dampak integrasi nilai-nilai kearifan lokal terhadap peserta didik dalam mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan (3) mengetahui pencapaian pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal terhadap peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian kualitatif ini berfokus pada proses dan dampak pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Subjek penelitian adalah SMA Negeri 1 Amanuban Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kearifan lokal dilakukan melalui pembelajaran terintegrasi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal memberikan dampak positif pada sikap dan perilaku peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran sejarah. Pencapaian pengintegrasian terlihat dari peningkatan kesadaran, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai luhur budaya lokal oleh peserta didik.
References
Alfian (2013:428) Kearifan lokal diartikan sebagai pandangan hidup dan pengetahuan serta sebagai strategi kehidupan yang berwujud aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal
Atmi (2013:90) mengungkapkan bahwa “konsep pembelajaran merupakan suatu tempat guru dan siswa membangun lingkungan sosial yang interaktif
Dimyanti (1985:11) mengungkapkan bahwa “pembelajaran merupakan konsep interaksi peserta didik dengan pendidik
Djahiri (1985:5) mengemukakan bahwa “apa yang telah dipelajari mempunyai potensi untuk dimanfaatkan dalam kehidupan
Eka Parama Yuni 2012 berjudul “Penerapan Pembelajaran Berbicara Bahasa Indonesia Menggunakan Dongeng Dengan Kearifan Lokal”.
Fajarini (2014:123) berbagai strategi dilakukan oleh masyarakat untuk menjaga kebudayaannya.
Gaffar (2004:61) bahwa ‘pendidikan bukan hanya sekedar menumbuhkan dan mengembangkan keseluruhan aspek kemanusiaan tanpa diikat dengan nilai
Istiawati (2016;5) berpandangan bahwa kearifan lokal merupakan cara orang bersikap dan bertindak dalam menanggapi perubahan dalam lingkungan fisik dan budaya.
Slamet Hariyadi (2015) yang berjudul “Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Sejarah”
Wietoler dalam Akbar (2006:87. Secara umum, budaya lokal atau budaya daerah dimaknai sebagai budaya yang berkembang di suatu daerah
Wibowo (2015:17). Identitas dan Kepribadian terseebut tentunya menyesuaikan pandangan hidup masyarakat sekitar agar tidak terjadi pergeseran nilai-nilai.
Zamroni (2001:79) mengemukakan bahwa “untuk menemukan wajah keindonesiaan dalam pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sport & Science 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





