Tradisi Belis Dalam Adat Perkawinan Suku Timor Di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang
Keywords:
kebudayaan, makna, nilaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang dan makna yang terkandung dalam tradisi belis pada adat perkawinan Suku Timor di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Subjek penelitian adalah individu-individu yang memiliki pengetahuan mendalam tentang tradisi belis. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Amarasi di Desa Tunbaun masih melestarikan tradisi belis dalam adat perkawinan Suku Timor. Pelaksanaan tradisi ini meliputi tahap peminangan, pengerahan belis, dan pindah marga, yang dipimpin oleh tokoh adat. Tradisi belis mengandung nilai dan makna penting yang bermanfaat bagi masyarakat setempat, mendorong mereka untuk mempertahankan kebudayaan ini.
References
Bruce, J. (1993). Marriage and Social Structure. New York: Harper & Row.
Soekanto, Soerjono. (1998). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Alvin, T. (1999). Kebudayaan dan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Siregar, E. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Margono. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Faisal, Sanapiah. (1982). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar dan Aplikasi. Surabaya: Usaha Nasional.
Hayati, Sri. (2018). Buku Ajar Adat. Jakarta: Kencana.
Noortyani, Rusma. (2016). Struktur Narasi Perkawinan Datak Maaya. Malang: Media Nusa Creative.
Santiana, Gaudiosa. Makna Belis Sistem Perkawinan Adat Manggarai di Flores Nusa Tenggara Timur. Kediri: Universitas Nusantara PGRI.
Agustina, M. (2018). “Perubahan Belis di Kalangan Suku Dawan”. Jurnal Antropologi Indonesia, 39(1), 45-57.
Lado, Y. (2020). “Fungsi Sosial Belis dalam Perkawinan Adat di Flores Timur”. Jurnal Ilmu Budaya, 25(2), 66–78.
Koentjaraningrat. (2000). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Geertz, Clifford. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Hidayati, N. (2017). “Pergeseran Nilai dalam Tradisi Belis di Era Modern”. Jurnal Sosiologi Reflektif, 11(2), 123–135.
Moleong, Lexy J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sport & Science 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





