Pelatihan Sprint 3 Repetisi 3 Set Untuk Meningkatkan Kecepatan Tendangan Depan Pada UKM Pencak Silat UPG 1945 NTT

  • Dixon Taek Bete Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Moses Kollo Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
Keywords: sprint, tendangan, pencak silat

Abstract

The purpose of this study was to study whether sprint 3 repetitions of 3 sets can increase the speed tendencies of the Pencak Silat UKM of UPG 1945 NTT. The method used in this study is the experimental method with the design of the study design is one group pretest-post test design. This research was conducted in the UKM Perisai Diri at the Pencak Silat UKM of UPG 1945 NTT. The time used in this study is 1 year. The test used is the test of doing the front kick for 1 minute to find out the speed of the front kick. The data analysis technique used is the t-test method. The results of data analysis showed the average initial test of front kick = 70.87, Final test = 78.07 and t-count = 7.059. The results of the next calculation are compared df = N-1 (15-1) = 14, then it is obtained 1.761 at the significance level of 5%, which means t-count (7.059)> t-table (1.761). Thus the Ha is accepted while the Ho is rejected, because the t-count value is greater than t-table. Based on the results of data analysis it can be concluded that sprint training 3 repetitions of 3 sets can increase the speed tend to be in the the Pencak Silat UKM of UPG 1945 NTT is 10.16%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrullah, Ramdani. (2015). Pengaruh Latihan Training Resistense Xander Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit Pencak Silat. Jurnal Pendidikan Olahraga, Vol. 4, No. 1, Juni 2015.

Arikunto, S. (2002). Penelitian-Penelitian, Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bhineka Cipta.

Bawono, M.N. (2008). Adaptasi latihan aerobic terhadap stress oksidatif dan antioksidan. Jurnal Ilmu Keolahragaan. 5(2): 102-110.

Hairy, J. (2005). Fisiologi Olahraga. Jakarta: Dirjendikti.

Maksum, Ali. (2009). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan,Unesa.

Nala, N. (2011). Prinsip Pelatihan Fisik Olahraga. Denpasar: Udayana University Press.

Nasution. (1982). Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara.

Netra, I. B. (2004). Metodelogi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Usaha Nasional.

Nugroho, A.M. (2000). Diktat Pencak Silat. Yogyakarta: PPM FIK- UNY.

Pardjiono. (2008). Hipertropi otot skelet pada olahraga. Jurnal ilmu keolahragaan.5(2):111-119.

Puspa, L. (2009). Hubungan Fisiologi Dengan Prestasi Olahraga. ISSN: 19795408, Vol. 2 No.2.

Pocock, S.J. (2008). Clinical Trial;A Practical Approach. New York: A Willey Medical Publication.

Riduwan. (2008). Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Sajoto. (2002). Peningkatan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik dalam Olah Raga. Semarang: Dohara Prise.

Sudarsono, S. (2011). Penyusunan Program Pelatihan Berbeban untuk Meningkatkan kekuatan. Jurnal Ilmiah SPIRIT, ISSN: 1411-8319 No 3.

Sukintaka. (2004). Permainan dan Metodik I. PT Rineka Cipta.

Soetopo, A.S., dkk. (2007). Dasar-dasar Kepelatihan pada Olahraga Profesional. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pengawasan Olahraga Profesional Indonesia.

Swadesi, I.K.I. (2007). Pengaruh Pelatihan Sirkuit Periode Istirahat 30 detik dan 60 detik Terhadap Kecepatan, Kelincahan dan Volume Oksigen Maksimal Pada Pemain Bola Basket. JPPSH: Lembaga Penelitian Undiksha

Published
2019-07-31
How to Cite
Bete, D., & Kollo, M. (2019). Pelatihan Sprint 3 Repetisi 3 Set Untuk Meningkatkan Kecepatan Tendangan Depan Pada UKM Pencak Silat UPG 1945 NTT. Ciencias : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 2(2), 91-100. Retrieved from https://ejournal.upg45ntt.ac.id/ciencias/article/view/35
Section
Articles